Cerita ini pernah dimuat sebagai cerita bersambung dalam harian Republika, Januari-Februari 1994.
James Fenimore Cooper's The Last of the Mohicans (1826), is an important expression of the myth of the last of the race not merely for its popularity or influence, but because it was the first novel to illustrate the modern concept of race as a divisive issue.
Stoner is a 1965 novel by the American writer John Williams. It was reissued in 1972 by Pocket Books, in 2003 by Vintage[1] and in 2006 by New York Review Books Classics with an introduction by John McGahern.[2] Stoner has been categorized under the genre of the academic novel, or the campus novel. Stoner follows the life of the eponymous William Stoner, his undistinguished career and workpl…
Merupakan Naskah Sandiwara yang mendapatkan hadiah sebagai lakon sandiwara terbaik tahun 1967 dari Badan Pembina Teater Nasional Indonesia.
Setiap tahun Kompas menerbitkan Antologi Cerpen Pilihan Kompas yang disaring dari cerpen-cerpen yang telah dimuat dalam rubrik cerpen di Kompas edisi Minggu. Sebanyak 52 cerpen berkompetisi melewati lubang seleksi para juri.
Dalam novel ini Andrea akan membuat kita terbahak-bahak mengikuti kisah orang-orang Melayu di pedalaman Belitong yang lugu, tersedu-sedu oleh kisah cinta yang masygul, atau geleng-geleng kepala oleh intrik-intrik mereka yang luar biasa.
Buku ini merupakan kumpulan cerita pendek yang menunjukkan kemampuan penulis yang besar melukiskan kondisi manusia dan masyarakat Mesir, terutama nasib perempuan Mesir yang sebagian besar masih berada dalam kedudukan yang jauh ketinggalan dan juga malahan sering menjadi korban lelaki, maka dalam buku ini penulis menyelam sampai ke dasar lubuk hati dan jiwa manusia yang dilukiskannya.
Andrea membawa kisah pengembaraan anak-anak Belitong yang cuba menperoleh pendidikan dengan pelbagai cabaran kehidupan yang cukup menyedihkan. Dengan kenakalan remaja yang kelihatan biasa.
Ia seorang penasihat pejabat pemerintah HIndia Belanda di Sungguminasa, Sulawesi Selatan. Jauh di lubuk hatinya, ada keinginan yang kuat agar bangsanya merdeka, tetapi dia juga menyadari banyaknya hal yang harus dipertimbangkan kembali. disinilah dia berbeda pandangan dengan Musa, anak sulungnya, yang tumbuh pada zaman baru.
Burung pipit dari Timur menceritakan pengalaman seorang pemuda Timur yang menempuh studi di Perancis: Di tengah keprihatinan sebuah keluarga bersahaja dimana ia tinggal, akibat menurunnya nilai mata uang Perancis pasca Pendudukan Jerman, ia menemukan kenyataan cinta yang pahit karena terpesona oleh eklusivitas budaya Barat yang liberal dan agresif. Novel ini berhasil bertutur dengan perenungan …
Wiji Thukul adalah sosok penyair besar Indonesia yang mampu memberikan khazanah baru sajak-sajak yang bertema tentang kerakyatan. Sajaknya tidak bicara tentang keindahan, estetika, atau romantisme. Sajaknya bicara tentang kehidupan rakyat, tentang kemiskinan, dan tentang penderitaan yang barangkali luput kita pahami keberadaannya. Ia bicara dengan bahasa sederhana bahwa hidup tidak melulu tenta…