Text
Modernisasi Di Jantung Budaya Jawa : Mangkunegaran 1986-1944
Jawa telah menjadi pusat kekuatan politik dan budaya di Nusantara sejak zaman Hindu-Buddha. Salah satu pusatnya adalah Surakarta, wilayah di mana pernah berdiri dua kekuatan politik: Kesunanan dan Mangkunegaran. Dalam cara mengelola pemerintahan dan pengembangan kebudayaan, Mangkunegaran Iebih modern, dalam arti Iebih banyak mendapat pengaruh Barat, terutama Belanda. Karakter ini dipilih Mangkunegaran sebagai cara menunjukkan eksistensinya di hadapan Sunan, Sultan, dan Belanda. Berbeda dengan buku-buku Iain yang membahas birokrasi pemerintah- an Jawa secara umum, yang menganggap kekuasaan bersifat feodal, tradisional, dan hierarkis birokratis, buku ini menyajikan gambaran yang berbeda. Mangkunegaran merupakan salah satu pusat kekuasaan Jawa yang bersifat aristo-demokratis yang modern dan sederhana dalam tatanan birokrasinya. Buku ini juga memberi gambaran yang relatif Iengkap tentang perubahan dalam mengelola negara, dari negara tradisiona| menjadi negara kerajaan yang modern.
Tidak tersedia versi lain