Buku ini merangkum berbagai kisah keteladanan sang Khalifah yang dpaat menggugah ingatan serta pengetahuan kita tentang sejarah kepemimpinan pada masa silam, sehingga dapat menjadi cerminan bagi para pemimpin yang berkuasa pada saat ini.
Buku ini mengungkap banyak aspek yang berkaitan dengan pemikiran dan peran Hasyim Asy'ary dalam kaitan dengan Nahdlatul Ulama -pemikiran dan organisasi- dan bangsa serta negara Indonesia.
Ibnu Khaldun, jenius yang menguasai banyak ilmu selain sosiologi, juga ilmu magis, rahasia tulisan, sihir, dan telepati.
Salah satu guru tarekat dan kiai yang getol melawan penjajah adalah Kiai Muslih Mranggen, Demak, Jawa Tengah. Kiai Muslih adalah Mursyid Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah dan Pengasuh Pesantren Futuhiyyah.
K.H. Nawawi adalah pelopor dan pendiri Jam'iyyah Ahli Thariqah al-Mu'tabarah yang dideklarasikan di Pondok Pesantren Tegalrejo Magelang pada 19-20 Rabi'ul Awal 1377H/ 2-13 Oktober 1957M.
KH. Ma'shum Ahmad kyai dari Lasem yang total mengabdikan dirinya untuk santri dan masyarakat terutama kaum papa.
Sikap konsisten dalam memperjuangkan demokrasi diperlihatkan Cak Nur antara lain lewat keberpihakannya pada partai politik—bukan kepada Golkar—pada Pemilu 1971, ikut berkampanye untuk PPP dalam Pemilu 1997, lontaran pendapat tentang pentingnya partai oposisi pada 1994, dan keterlibatannya dalam Komite Independen Pemantau pemilu (KIPP) pada 1996. Banyak yang telah mafhum soal empat strate…
KH. Ahmad Thoyfoer MC adalah sosok politisi yang berkarakter dan kiai yang bijak, ketua DPW PPP Jawa Tengah.
Buku ini merupakan hikayat perjalanan seorang pemuka kaum sufi.
Buku ini adalah terjemah dari kitab Lujainuddani, sebuah kitab manaqib atau biografi dari Shulthanul Auliya Syaikh Abdul Qadir Al jailani karya ulama besar Syaikh Ja'far bin Hasan Al Barzanji yang berisikan tentang silsilah nasab Syaikh Abdul Qadir Al Jailani, sejarah hidupnya, akhlaq dan karomah-karomahnya, juga doa-doa yang bermuatan pujian-pujian dan tawasul
Buku ini megungkapkan perjalanan teologi dan spiritual Kartini, mulai Tuhan dan syariatNya yang dianggap nya hampa hingga menjadi sangat bermakna, sehingga kegelapan yang ada dalam hatinya disirnakan oleh sebuah cahaya yang terang benderang
The voice of human justice written by late Christian author, George Jordac, analyses the character of Ali son of Abi Talib (Imam Ali).
Buku ini berisi dhawuh-dhawuh Gus Miek yang dia sampaikan kepada banyak orang di berbagai kesempatan. Dari dhawuh-dhawuh ini kita bisa membaca kematangan seorang Gus Miek sebagai kiai kembara di mana petuah dan nasihatnya sarat dengan renungan dan pengalaman dia selama mengayomi umatnya. Membaca buku ini terasa seolah Gus Miek masih “hidup” dan ada di dekat kita.
Buku ini membahas kiprah ulama perempuan nusantara, Alimah dari Jombang ini adalah pendiri Madrasah Banat di Saudi Arabia yang keberadaannya diakui dunia Islam.
Kiai Haji Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah pada tahun 1912 di Yogyakarta.