Kumpulan tulisan oleh Mohammad Hatta seputar politik nasional, ekonomi, organisasi, kolonialisme, pemuda dan non-cooperation.
Buku ini diterbitkan dalam rangka memperingati 50 tahun Sumpah Pemuda 1928-1978. menghimpun pengalaman, kenangan, maupun harapan para tokoh tentang apa yang terjadi sekitar Sumpah Pemuda 50 tahun yang lalu.
Kumpulan esai tentang politik, spiritual, dan kebangsaan.
Buku ini berisi pemikiran calon pemimpim di masa depan. Para penulis berlatar belakang birokrat, militer, penegak hukum, politisi, pendidik, dan elemen masyarakat lainnya.
Dinasti Kim memang telah memerintah di Korea Utara dengan penuh kekerasan lebih dari enam dekade. Gaya kepemimpinan itu yang kini terus dipertahankan oleh Kim Jong-un. Bahkan para analisis percaya bahwa Kim Jong-un lebih sadis dan lebih kejam dari para pendahulunya. Buku ini memuat sejarah Korea sejak zaman kekaisaran hingga masa pendudukan jepang, Perang Korea yang membelah Semenanjung Korea …
Buku kumpulan esai Kyai Nyentrik membela pemerintah ini membuktikan watak hangta tanpa kehilangan sikap kritis penerbitnya didukung oleh sejumlah intelektual muda NU yang bergairah dan yang tak diragukan lagi menjadi penjaga garis belakang pemikiran Gus Dur menyebutnya "Antropologi Kyai"
“Pena di atas langit 2: Kumpulan catatan ringan” by Tofan Mahdi is a sequel to his successful first book. It contains light notes from the author’s travels to several countries, including observations about Singapore and the United Arab Emirates. The book shares Tofan Mahdi’s reflections and hopes for Indonesia as well.
Julia breaks through the mediocrity and cowardice of Indonesia's political and literary scenes by daring to utter unvarnished truths others cannot even discern.