Sejalan dengan gelombang Otonomi Daerah, telah terjadi perubahan signifikan dalam hal peran yang harus dimainkan oleh para pemangku jabatan di daerah. Sejalan dengan cita-cita reformasi, kita memiliki harapan besar akan berjalan mulusnya otonomi.
Menyajikan analisis yang komprehensif tentang otonomi khusus dan otonomi asimetris di Indonesia.
Buku ini merupakan hasil telaah para peneliti bidang hukum Pusat Pengkajian Pengolahan Data dan Informasi (P3DI) Setjen DPR RI terhadap penyelewengan otonomi daerah dengan menjadikan Provinsi Bali locus telaah. Hasil telaah tersebut mengungkapkan bahwa ada ketidaksinkronan dan disharmonisasi hukum penyelenggaraan pemerintahan daerah di Provinsi Bali.
Buku ini menawarkan dua substansi penting, yakni merajut dialektika antara teorisasi good governance dengan konteks perubahan pemerintahan desa di era reformasi. Sedangkan dari sisi advokasi, menawarkan kerangka preskripsi dan agenda aksi untuk pembaharuan pemerintahan desa
Dari sisi kebudayaan, sejak lama Riau dikenal sangat terbuka, sehingga ada raja raja Riau yang bukan putra asli daerah Riau. Ini dikarenakna Riau terletak di wilayah persimpangan perdagangan antarnegara. Tetapi untuk itu, Riau tetap punya ciri khas dan lokalitas yang menjadi identitasnya. Siapa yang tercakup didalamnya, itulah putra derah. Tidak peduli ia berdarah Minang, Batak, Bugis, maupun C…
Kebijakan otonomi daerah di Indonesia diyakini sebagai perubahan paradigma di dalam sistem pemerintah Indonesia yang bertujuan menciptakan iklim demokratis terkait dengan pola hubungan pemerintah pusat dan daerah.
Lahirnya UU Otonomi daerah lebih ditujukan untuk memberi peluang kepada daerah dalam menyusun konsep pembangunan daerahnya sendiri. Terutama konsep-konsep yang berkaitan dengan model, strategi, pendekatan-pendekatan serta program-program yang harus dijalankan.
"Otonomisasi tidak saja berarti melaksanakan demokrasi tetapi mendorong berkembangnya prakarsa sendiri untuk mengambil keputusan mengenai kepentingan masyarakat setempat. Denan berkembangnya prakarsa sendiri maka tercapailah apa yang dimaksud demokrasi, yaitu pemerintahan dari, oleh dan untuk rakyat. Rakyat tidak saja menentukan nasibnya sendiri melainkan juga terutama memperbaiki nasibnya send…