Buku ini berasal dari simposium dalam Festival Tradisi Islam Nusantara (FTIN) yang diselenggarakan di Banyuwangi pada 9-10 Januari 2023. FTIN digelar sebagai rangkaian Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama.
Otobiografi Kiai Saifuddin Zuhri sebagai tokoh pesantren, pejuang, politikus, kolumnis dan mantan jurnalis yang semula terbit pada 1974.
Nilai penting buku ini terletak pada pembongkarannya atas konsep mukmin dan kafir. Bagi penulis buku ini, seorang mukmin bukanlah sekedar percaya kepada Tuhan, melainkan juga ia mau berjuang melawan segala bentuk kezaliman dan penindasan. Jika tidak, ia masih digolongkan sebagai orang kafir, meskipun ia percaya pada Tuhan.
Banser( Barisan ANsor SERbaguna) bukanlah sekesar barisan prang Ansor yang sedang ditunggani oleh pengusung makna tertentu lewat kerapian pakaian seragam, sepatu lars, dan topi tertentu,melainkan ia adalah operator penghadir makna serbaguna untuk mengisi kemangkiran ( makna) oknum-oknum berpakaian resmi, oknum-oknum yang tidak mengenakan stiker penanda " Benteng Ulama"