Buku ini berpijak pada anggapan dara bahwa hasil dari keruntuhan suatu rezim otoriter tidak dapat dengan sederhana ditentukan sebelumnya. Transisi dari rezim otoriter, dengan kata lain, adalah sebuah transisi menuju "seuatu yang lain", yang tidak pasti. "Sesuatu" itu bisa jadi penegakan atau pemulihan suatu demokrasi politik, atau restorasi bentuk baru.
Buku ini membahas tentang dogma-dogma, lembaga-lembaga, dan ajaran Islam, dengan tujuan menempatkan Islam dalam sebuah spektrum umum gagasan-gagasan. Ini adalah sutatu tinjauan Islam dari luar, bukan dari dalam Islam. Dalam pengertian ini, topik buku ini terutama bukan mengungkapkan Islam sebagai panutan, melainkan sebagai suatu cara pandang terhadap dunia.