Buku Filosofi Hidup Orang Jawa: Menyingkap Tabir Rahasia-Rahasia Orang Jawa Sejak Era klasik karya Asti Musman berisi tulisan-tulisan yang mengangkat spiritualitas Jawa pada zaman dahulu. Buku ini akan memberi gambaran mengenai kegiatan ketuhanan orang Jawa sebelum masuknya agama ke Nusantara.
Dalam buku ini Benedict menjelajahi kontradiksi budaya dan politik yan telah muncul dari dua kenyataan penting dalam sejarah Indionesi - bahwa penaklukan oleh Belanda terhadp Indonesia berawal ketika bangsa Indonesia masih muda, negara Indonesia masih kuno, yaitu pada awal abad ke-17; dan bahwa praktik politi Indonesia kontemporer telah dilakukan dalam bahasa baru, Bahasa Indonesia.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebab, dampak, dan respons kelompok etnis Melayu dan etnis Dayak serta pejabat Pemda atas keterlibatan kelompok Etnis Cina Indonesia dalam politik di era reformasi.
Buku ini ditulis oleh S. Achmad Sultan Gunung Tabur pada tahun 1933, dengan judul asli Dajaksche Adat in Goenoeng Taboer. S. Achmad mencatat hal-hal di adat Dayak seputar kebiasaan bercocok tanam, menghadapi orang mati, perkawainan, hari baik dan buruk, hukuman di akhirat dan lainnya.
Islam sasak pada dasarnya juga islam, sebagaimana islam jawa, islam melayu dan sebagianya. Islam Sasak welu telu, jenis islam lokal yang berpadu dengan nilai adat.
Buku ini menunjukkan bahwa ada preseden yang rumit untuk dan terhadap kapitalisme pasar di Asia Tenggara dan Asia Timur, yang dalam hal ini preseden itu merefleksikan warisan subkukltur dari agama, etnisitas, genderr, dan kelas. Studi kasus yang ada di dalamnya memberikan suatu pemahaman yang terang, yang tidak dinyatakan dalam banyak analisis mengenai kapitalisme modern, tetapi sangat penting …
Pidato kebudayaan Mochtar Lubis (1977) di Taman Ismail Marzuki (TIM) diterbitkan menjadi buku berjudul Manusia Indonesia. Karena gaya dan sikapnya yang lugas dalam mengupas terutama sifat-sifat negatif orang Indonesia, buku ini menimbulkan pendapat pro dan kontra, selain membangkitkan pemikiran kritis tentang manusia Indonesia.
Buku ini berawal dari disertasi di bidang antropologi di Unversitas Indonesia. Menjelaskan secara gamblang mengenai persoalan mengapa orang Cina masih sulit diterima sepenuhnya oleh orang Indonesia.
Studi etnografis yang melukiskan aspek instrumental dan aspek ekspresif tentang tindakan kekerasan (carok). Buku ini mampu menjawab apa itu carok, perbedaannya dengan kekerasan lain, dan kapan orang Madura mengambil keputusan melakukan kekerasan ini.
Buku ini merupakan studi rintisan yang menganalisis informasi sensus dan menginformasikan data tentang etnisitas dan agama di Indonesia.